Home » » Jangan Samakan Saudara Dengan Uang

Jangan Samakan Saudara Dengan Uang

Written By Rio Gonzales on Friday, December 7, 2012 | Friday, December 07, 2012


SAUDARA LEBIH PENTING DARI UANG

THURSDAY, FEBRUARY 9, 2012
Dari sejak kita kecil hingga dewasa saat ini, kita selalu & selalu diajarkan oleh orang tua kita semua untuk menjunjung tinggi rasa menghormati antar sesama manusia & terlebih kepada saudara kandung kita sendiri.Dan mungkin tidak akan pernah kitabayangkan & pikirkan, tawa senyuman yang dulu menghiasi wajah kita ketika bermain bersama saudara kita kini harus lenyap bagai debu yang tertiup angin kencang.




Hanya karena masalah uang,yang dahulu tidak bahkan pernah kita pikirkan sedikit pun. Bahkan tidak jarang kita jumpai dimedia cetak & elektronik, hanya karena masalah uang kitarela membunuh saudara kandung kita sendiri. Sungguh ironi sekali, ditengah perkembangan jaman yang semakin maju di segala aspek kehidupan seharusnya rasa kepedulian kita terhadap sesama tidak hilang atau pudar.


Inilah sedikit potret kelam kehidupan dimasyarakat kita saat ini, yang lebih menomer satukan uang ketimbang apa pun didunia ini termasuk saudara kandung bahkan sampai merabah ke orang tua kita sendiri. Memang secara keseluruhan uang punya peranan penting dalam kehidupan kita sehari-hari ,tapi setidaknya uang akan tidak punya peranan penting ketika uang yang kita punya saat ini tidak ada manfaatnya untuk orang-orang disekitar kita.


Maka dari itulah,kita harus lebih dekat dengan saudara kita sendiri tentang segala masalah yang sedang dihadapin baik itu dari segi rohani & jasmani. Agar uang yang kita berikan & amanahkan kepada mereka bisa dipergunakan dengan baik & bijak sesuai harapan sehingga menghindari penyalah gunaan uang tersebut. Karena kebanyakan dari kita lebih dekat dengan pasangan kita sendiri & teman,tapi melupakan rasa kedekatan kita terhadap saudara kandung kita.


Kesimpulan : Uang memang bisa membeli rumah,apartemen,cincin berlian,cokelat dll tapi ada satu yang tidak bisa dibeli oleh uang yaitu saudara kandung kita sendiri

0 komentar:

Post a Comment